Naung.id - Mencegah diabetes sejak dini adalah dengan cara rutin cek gula darah. Rajin periksa agar penyakit dini terdeteksi sehingga bisa lebih dini pula pengobatannya.
dr. Rianti Maharani, Corporate Secretary PT Biotek Farmasi Indonesia, sayangnya hingga saat ini masyarakat masih takut untuk melakukan pemeriksaan gula darah.
"Masyarakat masih takut untuk cek gula darah, padahal mudah dan murah," ujar dr Rianti.
Baca Juga: Katanya Menikah bisa Obati Nyeri Haid, Bagaimana Kata Pakar?
Lebih lanjut dr. Rianti mengungkap, salah satu alasan masyarakat masih banyak yang takut, untuk cek gula darah adalah menemui kenyataan jika gula darahnya bisa saja tinggi. Mereka juga belum siap untuk menerima kenyataan bila didiagnosa diabetes.
"Masyarakat sudah takut duluan untuk suntik insulin. Sebenarnya sekarang bukan waktunya untuk menakut-nakuti. Apapun kondisinya pasti kok ada jalannya," tambahnya.
Pemeriksaan gula darah sendiri, waktu terbaiknya disebut paling tidak dilakukan minimal 3 bulan sekali.
Baca Juga: Viral! Ramai Video Sebut Nyeri Haid Sembuh Setelah Menikah
"Kalau punya risiko dari keluarga dan faktor penyakit lain itu sedini dan seawal mungkin. Kalau menyadari bisa langsung cek. Cek ulang tiga atau enam bulan, nanti jadi tahu kadar gula kita, kalau sudah diambang itu perlu waspada," papar dr, Rianti lagi.
Untuk mencegah kadar gula darah tinggi masyarakat sebaiknya memiliki gaya hidup sehat.
"Mengubah pola makan dan pola hidup sehat. Konsumsi minuman herbal yang bisa turunkan gula darah itu akan lebih awal menanggulangi diabetes ke arah komplikasi yang menakutkan," imbuhnya.
Artikel Terkait
Sering Konsumsi Minuman Sachet Bikin Gagal Ginjal Sampai harus Cuci Darah, Benarkah?
Benarkah Makan Tempe Lebih Menyehatkan daripada Daging Sapi?
Sepertinya Sehat tapi Makanan-makanan Ini Tak Baik Sering Dikonsumsi